Profil Tanaman Pasak Bumi, Si Viagra Van Kalimantan

Diposting pada

Pasak bumi adalah tanaman yang tumbuh subur di pedalaman Kalimantan, dikenal dan digunakan masyarakat dayak sebagai tanaman yang memiliki banyak khasiat terutama bagi kaum adam.

Selain di Indonesia pasak bumi juga ditemukan di Malaysia, Thailand, philipina, birma dan Vietnam.

Tanaman ini berupa pohon kecil, meskipun langsing jarang ada tanaman pasak bumi yang bisa mencapai tinggi 10 m.

Pofil tanaman pasak bumi

Di Malaysia pasak bumi dikenal dengan sebutan tongkat ali, bedara merah atau bedara putih.

Di Thailand dikenal dengan nama plaa-lai-pueak, hae pan chan, plaalai phuenk atau phiak.

Di Indonesia, pasak bumi mempunyai beragam nama daerah, antara lain pasak bumi (Kalimantan), widara putih (Jawa), bidara laut, mempoleh (Bangka), penawar pahit (Melayu), dan beseng (Sumatra).

Tanaman ini sebenarnya dikenal karena memiliki beberapa khasiat.

Kulit dan batangnya bisa digunakan untuk pengobatan penyakit demam, sariawan, sakit tulang, sakit perut serta tonik setelah melahirkan.

Daunnya bisa untuk penyakit gatal. Sedangkan bunga dan buahnya bermanfaat untuk penyakit kepala, sakit perut dan nyeri tulang.

Namun yang paling popular tentu saja adalah akarnya sebagai obat kuat tradisionil.

Khasiat Pasak Bumi Sebagai Obat Kuat

Khasiat pasak bumi sebagai aprodisiak sudah banyak dibuktikan oleh beberapa penelitian seperti yang dilakukan oleh H.H. Ang dan M.K. Sim.

Penelitian mereka membuktikan ekstrak pasak bumi benar-benar membangkitkan nafsu seksual seperti yang telah diujicobakan pada tikus jantan.

Pemberian ekstrak pasak bumi pada tikus jantan mampu membangkitkan seksual tikus jantan sehingga berkali-kali menungganggi tikus betina.

Prof. Dr. Johari Mohd. Saad dari Universiti Malaya, juga pernah melakukan penelitian tentang akar pasak bumi dengan mengujicobakan pada tikus jantan.

Hasilnya jumlah sperma tikus jantan yang diberi ekstrak pasak bumi meningkat jumlahnya dan gerakannya juga lebih cepat dengan yang tidak diberi ektrak.

Hasil penelitian ini juga membuktikan pasak bumi juga meningkatkan kadar hormone testosterone.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *