3 Tahapan Seks +12 Tips Bercinta Supaya Bisa ML Tahan Lama!

Diposting pada

Ada baiknya pria mengerti ilmu seksologi supaya tahu tips Making Love (ML) tahan lama dengan pasangan, daripada melulu mengandalkan jamu kuat saja.

Jika pria berpikir seks itu adalah kemampuan alami, mulai sekarang perlu diubah cara pandangnya.

3Tahapan sex-12 Tips Bercinta (1)

Seks tetaplah sesuatu yang perlu dipelajari supaya bisa meraih kenikmatan maksimal.

Berikut ini 3 tahapan bercinta dan 12 tips apa yang harus dilakukan dalam masing-masing tahapan.

I Foreplay (Pemanasan)

Pernah dengar lagunya kotak “pelan-pelan saja khan?

Lagu ini cocok bila kamu ingin ML dengan pasanganmu. Gak perlu terburu-buru apalagi langsung lakukan penetrasi.

Mulailah awali dengan cerita yang romantis.

Para ahli berpendapat untuk mencapai orgasme, wanita setidaknya butuh 15 menit untuk pemanasan atau Foreplay.

Lalu apa saja yang harus dilakukan selama foreplay itu?

Susan Crain Bakos, penulis buku Sexational Secrets, dan Michael Perry, Ph.D, seorang ahli terapi seks di California, AS, memberi panduan pemanasan bagi pria seperti berikut ini:

1. Mulai dengan memegang tangan pasangan Anda

Remaslah dengan lembut jari-jari tangan pasangan Anda lalu ciumlah bagian belakang jari-jemari itu.

Menurut para ahli penata kuku (manicurist), bagian jari-jari adalah kawasan peka rangsangan pada wanita yang paling sering terabaikan.

Setelah itu kecuplah dengan lembut pergelangan tangan pasangan Anda.

Tempelkan bibir Anda di bagian yang terletak tepat di bawah telapak tangan ini.

Lakukan sampai Anda sanggup merasakan detak nadinya. (Waktu yang diperlukan: 1 menit)

2. Lanjutkan dengan kecupan-kecupan ringan

Mulailah dari bibir bawahnya.

Dengan lembut, selipkan bibir bagian bawah pasangan Anda itu di antara bibir Anda, lalu seruputlah pelan-pelan.

Arahkan bibir Anda ke bibir bagian atas pasangan Anda, lalu ke lekukan antara leher dan dagu, ke telinga, dan ke kelopak mata.

Seiring dengan kecupan-kecupan yang Anda lakukan, belai-belailah punggung dan lengan pasangan Anda menggunakan jari tangan. (Waktu yang diperlukan: 3 menit)

3. Berikutnya, ciuman bergairah

Jangan terlalu bernafsu menjulurkan lidah.

Jadi, untuk menjangkau mulut pasangan Anda, jangan julurkan lidah lebih dari sepertiganya.

Gunakan saja ujung lidah Anda untuk bermain-main bersama ujung lidah pasangan, menyapu bibir bagian dalam pasangan Anda, serta ujung-ujung giginya.(Waktu yang diperlukan: 2 menit)

4. Lalu, ciumlah seluruh bagian tubuhnya

Umumnya pria hanya secara asal-asalan menggerayangi seluruh tubuh wanita, mulut, dada, perut, dan seterusnya. Gaya seperti ini tidak membangkitkan rangsangan pasangan Anda karena ia tahu persis ke arah mana Anda akan menuju.

Jadi, buatlah kejutan!

Pusatkan pada bagian-bagian yang sering terlupakan: paha bagian dalam, bagian belakang lutut, belakang daun telinga, dan bagian atas payudara (bukan bagian puting). Melompatlah dari satu titik ke titik yang lain.

Gunakan tekanan ujung lidah dan isapan ringan pada setiap ciuman. (Waktu yang dibutuhkan: 4 menit)

5. Mulai gunakan tangan.

Jangan kasar terhadap buah dadanya.

Bila putingnya tidak menegang, jangan menjepit atau memelintirnya. Sebaliknya, gunakanlah telapak tangan Anda untuk meraba keseluruhan payudara dengan gerakan memutar.

Awalilah dengan sedikit tekanan, lalu tingkatkan tekanan tersebut begitu pasangan Anda terlihat bergairah.

Begitu putingnya menegang, selipkan di antara kedua jari Anda lalu maju-mundurkanlah kedua jari Anda tersebut. Jangan diremas. (Waktu yang diperlukan: 2 menit)

6. Mengarah ke sasaran

Sebelum langsung ke klitoris, sempatkan beberapa saat untuk membelai-belai bagian luar bibir vagina dengan jari Anda. Gerakan ini secara tak langsung akan memberi rangsangan pada klitoris. Lakukan belaian dengan halus.

Perlahan-lahan renggangkan bagian luar vagina dan gunakan jari-jari Anda untuk membelai sisi klitoris dan bagian dalam bibir vagina.

Jangan sentuh dulu klitoris secara langsung, Anda akan segera tahu kapan klitoris itu siap disentuh. (Waktu yang diperlukan: 3 menit)

Akhirnya, periksalah tanda-tanda terangsang: puting tegak, napas berat, klitoris tegang.

Bila tanda-tanda seperti itu muncul, ciumlah pasangan Anda sepenuh hasrat, lalu selanjutnya pemanasan selesai.

II. Interplay Atau Intercourse

Setelah foreplay dirasa cukup, biasanya ditandai dengan vagina mengalami lubrikasi dan penis yang siap beraksi.

Selanjutnya masuk pada tahap yang dinanti yakni interplay atau intercourse.

Di tahap inilah hubungan seksual yang sesungguhnya terjadi, saat penis berpenetrasi ke dalam vagina.

7. Untuk memulai interplay, mintalah pasangan melakukannya dengan penuh kelembutan.

Karena bagi perempuan, meski lubrikasi sudah maksimal saat menerima kehadiran penis, tetap harus pelan-pelan.

Hal ini untuk menghindari luka kecil akibat gesekan di area vagina.

8. Jika pasangan termasuk pria yang mudah orgasme, alias ejakulasi dini, saat interplay mintalah ia untuk mengendalikan diri sehingga Anda dan dia bisa mencapai orgasme bersamaan.

Dalam arti Anda dulu baru pasangan.

Karena jika pria sudah ejakulasi dan memasuki tahap resolusi atau recovery, ia akan butuh waktu paling cepat 20 menit untuk bisa mulai bercinta lagi.

9. Di akhir tahap ini, Anda dan pasangan akan merasakan orgasme.

Pada perempuan akan ditandai dengan jantung berdetak lebih cepat, nafas lebih berat, badan mengejang selama beberapa detik dan mengeluarkan suara erotis atau erangan yang jauh dari kesan pura-pura.

Tanda lain, payudara mengeras dan keluar cairan hangat dari vagina. Sementara pada pria, ditandai dengan ejakulasi atau keluarnya sperma dair penis.

10. Jika Anda belum mencapai orgasme, jangan malu meminta pasangan untuk membantu.

Tak perlu berpura-pura orgasme demi memuaskan pasangan.

Karena untuk mencapai kepuasan seks, banyak faktor psikologis terlibat. Dan, yang paling berperan adalah keterlibatan dua orang yang saling bekerja sama.

III. Afterplay

Adalah tahap cooling down yang dilakukan setelah orgasme.

Saat bercinta energi akan banyak terkuras. Meski sama-sama lelah, bukan berarti setelah bercinta, Anda dan pasangan saling berbalik badan dan tidur.

Justru tahap ini adalah saat yang tepat untuk Anda berdua saling mencurahkan isi hati tentang perasaan yang dialami setelah kepuasan dicapai bersama.

11. Anda dan pasangan bisa saling melemparkan pujian mengenai aksi masing-masing

12.  Berikan sentuhan lembut, belaian, ciuman, pelukan yang akan mengantar masing-masing ke mimpi yang indah.

Bahkan bukan tidak mungkin kegiatan afterplay ini menjadi pembuka untuk memulai foreplay lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *