Tips Cara Mengatasi Ejakuasi Dini Secara Islami Lengkap

Diposting pada

Ada beberapa pengertian tentang ejakuasi dini:

a. Ejakuasi dini adalah ketidak mampuan mengontrol keluarnya air mani sehingga terjadi dalam waktu yang terlalu cepat.

b. Keadaan yang terjadi dimana seorang lelaki mencapai kepuasaan secara dini sedangkan istrinya belum.

c. Keadaan dimana orgasme yang terjadi terlalu cepat atau keluarnya sperma tidak pada waktu yang diinginkan.

cara berhubungan suami istri secara islamiLalu apa yang terjadi bila kondisi seperti ini terjadi pada pria jika belum apa-apa sperma sudah keluar duluan?

Apakah istri anda bahagia dengan kondisi tersebut?

Tentu saja tidak.

Ejakulasi dini sering sekali mengakibatkan keharmonisan rumah tangga terganggu, atau bahkan menolak melakukan hubungan seksual karena malu dengan penyakit ejakulasi dini yang sudah akut.

Beberapa Penyebab ejakuasi dini:

Penyebab ejakuasi dini ada 2:

-Faktor psikologis, bisa karena terlalu gugup, stress dll
-Factor fisik bisa karena over sensitive sehingga mudah terstimulus secara seksual, terlalu lelah dsb

Akibat ejakuasi dini pria menjadi kurang PD di hadapan istri.

Bila kondisi ini terjadi secara terus menerus tentu akan semakin memperburuk kehormanisan rumah tangga.

Apakah Ejakulasi Dini Hanya Terjadi Pada Pria ?

Jika pria sangat kawatir mengalami ejakuasi dini maka kondisi sebaliknya pada wanita.

Perempuan biasanya butuh waktu lama untuk capai orgasme. Wanita bisa mencapai klimak berkali-kali dan itu bukan masalah.

Semakin sering capai orgasme artinya semakin sering mencapai kenikmatan.

Itulah alasan kenapa ejakuasi dini justru bukan masalah besar bagi perempuan.

Cara Hubungan Suami Istri Secara Islami Untuk Hindari Ejakuasi Dini Pada Pria

1. Berwudlu sebelum hubungan suami istri

Bersuci sangat dianjurkan sebelum berhubungan intim.

Manfaatnya adalah tubuh bersih dari hadas besar dan kecil sehingga otomatis jadi bersih dari kuman atau bakteri, dan secara psikologis juga bisa berikan ketenangan saat berhubungan intim.

Sangat dianjurkan pula buang air kecil dulu kemudian baru berwudlu.

2. Sholat sunnah 2 rakaat

Sholat akan menjadikan jiwa pasangan suami istri bersih dari berbagai penyakit hati.

Niatkan pula untuk mengharap ridhonya Alloh, dan bisa mendapatkan keturunan yang sholeh sholihah bagi yang harapkan keturunan.

3. Lakukan foreplay/pemanasan terlebih dahulu

Sebelum hubungan awali dengan cumbuan dan cerita romantis yang bias bangkitkan gairah.

Setelah itu bisa saling meraba, mengelus, memeluk dan mencium istri.

Mencium dan memeluk mesra istri adalah bagian dari etika yang baik ketika melakukan hubungan intim.

Cara ini bertujuan untuk membuat istri menjadi nyaman dan tidak merasakan sakit ketika sedang melakukan hubungan intim..

4. Membaca doa

Berdoa merupakan adab yang paling penting ketika melakukan hubungan intim dengan pasangan.

Disebutkan dalam sebuah hadis jika pasangan suami istri berdoa atau minimal mengucapkan basmalah saat melakukan hubungan intimnya tidak akan diganggu oleh setan.

Berikut ini doa sebelum, saat mani keluar dan setelah hubungan intim terjadi.

Sebelum hubungan badan sebaiknya berdoa dengan doa berikut ini:

بِسْمِ اللهِ اَللّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا

Bismillahi Allohumma Jannibnasy-Syaithaana Wajannibisy-Syaithaana Maa Razaqtanaa

Artinya :

Ya Alloh hindarkan kami dari campur tangan syaitan, jauhkan dari apa yang engkau limpahan karuniamu pada kami.

Saat keluar air mani berdoa dengan doa berikut ini:

اَللّهُـــمَّ اجْعَــلْ نُطْفَتَــنَا ذُرّ ِيَّةً طَيِّــبَةً

Allohummaj al Nuthfatana Dzurriyyatan Thoyyibah

Artinya :

Ya Allah jadikanlah nuthfah kami ini menjadi keturunan yang baik (shalih)

Doa Setelah selesai hubungan badan

Akhirilah dengan bacaan hamdalah atau lebih lengkapnya dengan doa seperti ini:

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِيْ خَلَقَ مِنَ المْـَــاءِ بَشَـــرًا

“Alhamdulillaahi khalaqa minal maai basyaraa

Artinya : Segala puji bagi Allah yang telah menjadikan air mani ini menjadi manusia (keturunan)

Setelah itu jangan lupa pula mandi junub dan berwudlulah.

5. Melepaskan semua pakaian

Setelah itu mulailah melepaskan pakaian masing-masing.

Dengan telanjang maka badan akan mudah bergerak dan dapat saling merasakan sentuhan.

Dengan kondisi seperti itu juga akan menimbulkan perasaan hangat dan nikmat.

Meskipun ada bberapa ulama yang berpendapat tetap harus ada kain yang menutupi seperti selimut dan sebagainya.

6. Lakukan di tempat yang tertutup

Etika yang tidak boleh dilupakan tentu saja adalah melakukan di tempat yang tidak seorangpun tahu atau tempat tertutup.

Melakukan hubungan suami istri antara pasangan yang sah bukan suatu dosa malah berpahala besar.

Namun tetap harus diperhatikan tempatnya harus tertutup untuk menjaga dari fitnah yang tidak diinginkan.

Demikian artikel tentang cara mengatasi ejakuasi dini dengan cara islami.

Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *